Berikut adalah dua puluh tim eSports berpenghasilan tertinggi sepanjang masa.

1. Team Liquid

Team Liquid didirikan pada tahun 2000. Tim ini terdiri dari berbagai kelompok pro-pemain yang bersaing di berbagai game eSports. Dengan turnamen 1913, tim ini sekarang menjadi yang berpenghasilan tertinggi di dunia game eSports. Team Liquid adalah salah satu dari dua tim yang tidak mengubah roster mereka sepanjang musim. Team Liquid telah berkompetisi di turnamen besar seperti:

  • THE INTERNATIONAL 2017
  • THE PREMIER LEAGUE
  • AMERICAN DOTA LEAGUE

Games:

  • APEX LEGENDS
  • ARTIFACT
  • CALL OF DUTY: MODERN WARFARE
  • CLASH ROYALE
  • FORTNITE
  • COUNTER-STRIKE
  • DOTA 2 
  • FREE FIRE
  • HEARTHSTONE
  • HEROES OF THE STORM
  • LEAGUE OF LEGENDS
  • ROCKET LEAGUE
  • PUBG
  • STARCRAFT II
  • STREET FIGHTER
  • SUPER SMASH BROS
  • TEKKEN 7
  • RAINBOW SIX SIEGE
  • VALORANT

Top players:

  • IVAN IVANOV (PLAYER ID: MIND_CONTROL)
  • KURO TAKHASOMI (PLAYER ID: KUROKY)
  • MAROUN MERHEJ (PLAYER ID: GH)

2. OG

OG adalah tim Eropa yang didirikan pada tahun 2015. Tim ini memiliki grup yang bersaing di berbagai game eSports. Dengan cepat mendapatkan popularitas ketika menjadi tim pertama yang memenangkan empat Kejuaraan Utama DOTA. Penggemar Tiongkok menyebut tim Tuan Musim Semi dan Musim Gugur karena kemenangan jurusan musim semi dan musim gugur mereka. Tim ini telah berkompetisi dan menang di banyak turnamen dan kompetisi dan di antaranya adalah:

  • DOTA 2 MAJOR CHAMPIONSHIPS
  • THE BOSTON MAJOR
  • THE INTERNATIONAL 

Games:

  • DOTA 2
  • CS: GO
  • VALORANT

Top Players:

  • JOHAN SUNDSTEIN (PLAYER ID: NOTAIL)
  • JESSE VAINIKKA (PLAYER ID: JERAX)
  • ANATHAM PHAM (PLAYER ID: ANA)

3. Evil Geniuses (EV)

Evil Geniuses didirikan pada tahun 1999. Tim ini dikerahkan dengan pemain pro yang dapat bersaing di berbagai game eSports. Tim ini sebagian besar terdiri dari orang Amerika dan Kanada. Pada tahun 2018, tim ini menempati peringkat ke-3 dengan pendapatan tertinggi di antara tim CoD4. Sejak didirikan, tim ini telah berkompetisi di berbagai turnamen seperti:

  • ESL ONE NEW YORK
  • ESL PRO LEAGUE
  • IEM NEW YORK

Games:

  • CALL OF DUTY
  • CS: GO
  • DOTA 2
  • LEAGUE OF LEGENDS
  • SUPER SMASH BROS
  • ROCKET LEAGUE

Top Players:

  • SUMAIL HASSAN (PLAYER ID: SUMAIL)
  • SAAHIL ARORA (PLAYER ID: UNIVERSE)
  • PETER DAGER (PLAYER ID: PPD)

4. Fnatic

Fnatic didirikan pada tahun 2004. Sejarah kemenangannya kaya karena telah memenangkan ratusan kejuaraan di berbagai game eSports. Para pemainnya berasal dari berbagai belahan dunia dan dipilih berdasarkan keterampilan bermain game dan penampilan mereka di kompetisi. Pada tahun 2014, skuad DOTA 2 memutuskan untuk berpisah dan anggota meninggalkan tim. Tim ini telah menjadi bagian dari turnamen dan kompetisi besar seperti:

  • QUME BITCOIN CUP
  • PUBG MOBILE ALL STARS INDIA
  • GAMERS WITHOUT BORDERS 2020: ASIA

Games:

  • CS: GO
  • DOTA 2
  • FIFA
  • FORTNITE
  • LEAGUE OF LEGENDS
  • PUBG
  • RAINBOW SIX SIEGE
  • VALORANT

Top Players:

  • JESPER WECKSELL (PLAYER ID: JW)
  • FREDDY JOHANSSON (PLAYER ID: KRIMZ)
  • ROBIN RONNQUIST (PLAYER ID: FLUSHA)

5. Vitrus Pro 

Vitrus Pro dibentuk pada tahun 2003. Seluruh timnya terdiri dari lebih dari lima puluh pemain yang bersaing dalam berbagai permainan eSports. Skuad CS: GO-nya pernah dianggap sebagai salah satu tim terbaik untuk berkompetisi di kompetisi CS: GO. Tim ini menambahkan skuad wanita ke organisasi mereka pada tahun 2012. Tim ini telah mengikuti turnamen besar seperti:

  • LCL 2017 SUMMER
  • MSI 2017
  • SLTV STAR SERIES

Games:

  • DOTA 2
  • CS: GO
  • RAINBOW SIX SIEGE
  • PUBG
  • FORTNITE

Top Players:

  • VLADIMIR MINENKO (PLAYER ID: NOONE)
  • ALEXEI BEREZIN (PLAYER ID: SOLO)
  • ROMAN KUSHNAREV (PLAYER ID: RAMZES666)